Monday, March 29, 2010

i have one chamber xtra in my heart for them..




Malam ini gue berencana untuk tidur cepat, diantara lelahnya badan dan pikiran. Entah bagaimana gue masuk ke SINI dan gue membaca banyak kisah disana...

Pada dasarnya gue emang pencinta anjing dan gue semakin terenyuh membaca postingan demi postingan disana. *gue nangis beneran dan salah seorang temen deket gue ngetawain gue akan hal ini* Gue baru tahu ada kayak beginian (penampungan anjing yg "anjingsiawi") hari ini. Dan gue baca banyak cerita tentang orang2x yang  mau bersusah payah demi makhluk2x lucu ini.

Gue dibesarkan bersama dengan seorang anjing herder bernama Alda, gue lahir agustus, alda lahir desember. Buat gue secara gak langsung ada keterikatan dengan alda. Jauh sebelum Alda, nyokap gue emang pencinta anjing, khususnya anjing besar. Udah beberapa anjing dipelihara dia, mulai dari yg mati tua, mati obesitas (believe me!!), ampe kabur dari rumah dan ga berhasil ditemukan.Kecintaan nyokap gue terhadap anjing itulah yang nampaknya menular pada gue. Kata nyokap gue , waktu gue kecil, gue paling gak bisa ngeliat anjing mati ato disakiti di TV, bawaanya pengen mukulin TV itu dan nangis (kebiasaan ini berlanjut sampai sekarang.. ;p)

Seingatan gue, alda ga pernah nyerang gue. Suatu waktu gue pernah ngelepas anjing segede itu dari kandang nya, abis gue kasian ama alda yg dikurung dan gak diajak jalan2x *mungkin waktu itu emang bukan jadwal jalannya dia*, alhasil semua pembantu nenek gue pada tereak2x ketakutan :D hihihihi.... untung alda bisa ditangani dan dikembalikan ke kandang "besar" nya..

Alda punya dua kandang satu yg kecil.. hanya cukup buat dia jalan mondar mandir dan guling sana sini, dan satu lagi kandang luas, a.k.a taman samping rumah eyang gue (saat itu gue masih tinggal di rumah eyang gue),di kandang besar itu ada taman dan tempat alda tidur, kadang2x dia mehek2x pengen bobo dalam rumah, mungkin ujan dan dingin pada saat itu.

Waktu alda sakit keras, *lever kalo gak salah* gue diungsiin ke rumah sepupu gue di Pondok Indah, berkali2x gue tanya soal alda. Dan setelah 3 hari lewat, gue pulang menemukan alda ga ada... udah mati dan dikubur di pohon jambu *begitu versi yg gue tahu*. Gue nangis kenceng... buat gue yang saat itu anak tunggal dan anak kecil sendiri di rumah eyang gue, alda adalah teman terbaik gue...

Suatu waktu gue dikasih anjing lagi, anjing kecil hiperaktif namanya rimba, tapi dia juga hanya bertahan 2 tahun dan mati karena keabisan darah. Saat itu gue nangis lebih kejer lagi. Sejak saat itu kayaknya bokap parno ngasih gue anjing, selain emang lahan rumah gue ga se gede rumah eyang gue, gue nangisin anjing pergi kayak gue nangisin manusia pergi...

Sekarang gue rada kesulitan minta anjing di rumah, adek gue yg gede gak suka ama hewan peliharaan. Karena dari kecil gak dibiasain mungkin ya... tapi gue bertekad, kalo gue udah balik lagi ke jakarta nanti, gue bakal lebih gigih minta anjing..

Dan terserah kalian mau nanggapin gimana, tapi gue akan ambil anjing dari shelter, gue emang suka anjing besar macem herder, ato golden retriever, ato siberian husky, karena anjing kayak gitu keliatan kalo gerak, kalo anjing kecil gue takut ketendang ato keinjek buntutnya tanpa sengaja. Tapi gue juga gak nolak akan anjing kampung (pribumi), ato campuran.. *Sama  gak nolaknya jodoh gue berasal dari daerah mana hihihi... yg penting Indonesia dah! koq gue curcol...* yang jelas gue cocok dan sayang ama mereka *aaahhh... kayaknya gue bisa jatuh cinta ama smua anjing deh*
 dan satu lagi harus di steril kan! Gue ribeh ama anak anjing yg banyak2x , cukup satu aja love of my life gue.. :p

buat yang ngaku sayang anjing, ayo coba ambil anjing dari animal shelter, macam pejaten shelter gitu.... mereka juga butuh disayang lho ....

dan makasih buat adopsianjing.com, 911 for dogs, dan smua orang yg udah melihara anjing dan nyelamatin anjing di jalan... love u guys!!

Untuk saat ini mungkin gue belum bisa kasih dukungan apa2x selain do'a dan support via web... :)

sign out

Gambar diambil dari : forum.kompas.com

Friday, March 19, 2010

Sepatu Putih dan Sekotak Wafer


Siang itu terasa panas sekali, sinar matahari menerobos masuk lewat sela-sela  gorden jendela kelas ku. Aku menatap bosan ke arah papan tulis, berusaha mencerna rumus- rumus integral yang ditulis oleh kak Bayu, guru matematika ku di bimbingan belajar ini. Arrgghh!!!! aku paling nyerah masalah  matematika! Dari jaman dulu, pelajaran ini adalah suatu momok  buat ku, entah kenapa.  Sebuah ketukan sukses membuatku mengalihkan perhatian dari papan tulis ke arah pintu kelas, tib-tiba kulihat sesosok cowok kurus dan tinggi muncul dari balik pintu, nafasku tertahan seketika.

 “ Permisi…” katanya sambil tersenyum. Ka Bayu mempersilahkan dia masuk, lalu memperkenalkannya pada anak-anak se kelas.
“ Yaaak… adik–adik, karena sabtu minggu depan  kakak berhalangan hadir, jadi yang akan mengajar matematika besok, adalah kakak ini, namanya kak Hendra,” kata Kak Bayu sambil mengerling kearah kak Hendra.
“ Namanya Hendra, Ra!” bisik Tyas tiba-tiba, aku hampir terlonjak kaget, “ Lu jangan ngagetin napa sih Yas?!” bisikku lebih kencang lagi. Tyas hanya tersenyum senyum penuh arti.   Hendra, yah memang sejak aku ikut bimbingan belajar ini, jujur aku sering memperhatikan cowok putih  berkacamata ini. Wajahnya yang selalu dihiasi senyuman, namun matanya tidak berbinar hidup, seakan ia menanggung suatu beban.. beban yang tidak pernah ia ceritakan pada siapapun. Hal ini yang  membuatku tanpa sadar sering memperhatikan nya. Aku ingat Tyas pernah mengejek ku karena aku  naksir sama cowok berumur 26 tahun ini. Iya, aku tahu, pasti aneh dilihat jika gadis kelas 3 SMA seperti ku suka pada seseorang yang beda 9 tahun dari ku.Tapi, aku juga belum yakin  apakah ini perasaan suka atau hanya kagum semata. Yang jelas, aku penasaran dengan cowok yang sekarang berdiri di depan kelasku, paling tidak sekarang aku sudah tahu namanya, Hendra… aku akan menyimpan nama itu baik-baik dalam memori otakku.

“ Triing” Satu sms masuk ke inbox hp ku, nomor yang gak ku kenal, dengan ogah-ogahan ku baca sms itu

 Maaf, ini no nya Yara? Kayaknya berkas –berkas mu ketinggalan di kelas bimbel hari ini, mau diambil atau bagaimana? –Hendra-

“Hah?!! Hendra??!! Mati gue!! Kok… kok… dia tahu nomer gue sih? Berkas?  Astaga!!! Draft buku tahunan!! Yaraa!! Lu goblok banget sih barang sepenting itu ditinggal disana!!” rutukku dalam hati. Buru-buru kubalas sms itu,

Oh.. iya kak, besok sore saya ambil, maaf merepotkan, makasih.

“Tring” sms balasan langsung kuterima.

Ok, simpen no ku ya, biar besok bisa langsung ketemuan. =)

“ Tanpa perlu disuruh juga pasti gue simpen!! Ahhh Yara loe beruntung banget hari ini!!” kataku pelan  sambil mengambil selimut kesayangan ku dan berusaha untuk tidur nyenyak, menunggu esok sore datang.

Keesokan hari nya aku buru-buru  ke café yang terletak di bagian belakang bimbel ku, biasanya guru-guru bimbel sering nongkrong disitu. Yah, memang rata-rata pengajar di bimbel ini masih muda-muda, sekitar 20 sampai 35 tahun, makanya jangan heran kalau disaat  jam istirahat, mereka sering nongkrong di café belakang bimbel, sambil makan cheese cake, atau hanya ber wi-fi  ria. Tapi hari itu kosong, hanya ada kak Hendra duduk sambil menatap ke arah pepohonan rindang di pinggir café tersebut, tatapan sedih itu lagi…

 “ Kak??” tanyaku pelan, takut mengganggu keasyikannya menatap pohon-pohon tersebut. Ia mengalihkan pandangannya, dan mata itu, mata yang membuatku penasaran selama setengah tahun yang lalu, menatap langsung ke mataku, kurasakan pipiku mulai bersemu merah…. “Jangan.. jangan.. Ra… lu akan keliatan goblok kalo blushing sekarang!!” teriakku keras dalam hati

“ Yara? Ayo duduk dulu..” katanya sambil tersenyum. Aku mengambil tempat di depannya, kemudian dengan canggung memulai pembicaraan.  “Em.. makasih kak udah nyimpenin draft ku..” kataku sambil menunduk, aku tidak bisa menatap mata itu, jantungku rasanya ingin meloncat dari rongga nya.

“ Oh.. iya… sama-sama,” katanya sambil menyerahkan satu map berisikan draft-draft tersebut kepadaku.

“ Yara, maaf ya , kemaren kakak sempet lihat draft buku tahunan itu, dan nemuin halaman biodata mu, makanya aku bisa tahu nomer hape mu,” katanya sambil nyengir

“ Hoo pantes,iya  kak, gak masalah kok!”

“ Umm… ada satu yang nge ganjel pikiranku, Ra..”

“ Apa kak?”

“ Di kolom, “10 things I hate”, nomer satu nya , pelajaran matematika ya?” katanya  sambil menahan tawa
Aku diam, abis lah aku  bakal diketawain ama cowok ganteng ini!!! Haduuuh, kenapa harus itu sih yang dilihat sama dia?!!

“ Yah emang sih, gak semua orang suka sama matematika”

“ Iya kak, saya lebih suka biologi, makanya saya ingin masuk kedokteran saja, biar gak ketemu matematika lagi!” kataku polos

“ Hahahahahaha…. Tapi masuk ke sana kan juga harus pinter matematika, Ra…”
Iya juga sih.. tes masuk perguruan tinggi negeri kan salah satu mata pelajaran yang diujikan pasti matematika… haduh!! Kenapa sih semua harus berhubungan sama pelajaran itu?!

“Ya udah, kalo kamu ada kesulitan, jangan malu buat nanya sama aku ya, siapa tahu aku bisa bantu.” Katanya sambil tersenyum cerah. Aku mengangguk antusias menanggapi tawaran tersebut.

Sejak sore itu, hubungan kami berubah, Kak Hendra sering menjadi tutor pribadi ku selepas jam bimbel, biasanya kami duduk di  bangku taman café sambil mengerjakan soal-soal matematika. Dan sejak saat itu matematika  menjadi terasa lebih menyenangkan dari biasanya. Lama-lama, intensitas sms dan  telepon-teleponan kami meningkat, dan pembicaraan kami tidak hanya masalah pelajaran saja, mulai dari masalah tempat makanan enak, sampai masalah kebijakan kebijakan bimbel yang tidak terlalu ia setujui. Ternyata Kak Hendra sangat menyenangkan untuk diajak ngobrol, dan orangnya sangat konyol, berbeda sekali dari image ku selama ini tentang dia yang cool dan pendiam.

“ Ra, belakangan ini Kak Hendra  lengket banget ya ama elu ?” kata Tyas sambil membolak balik catatan matematikanya.

“ Maksud nya?” tanyaku pura-pura gak tahu

“ Iyaaa…. Dia sering nungguin lu kelar les, padahal itu bukan jam nya matematika, terus lu ama dia sering ngobrol kan di café belakang? Anak-anak udah pada curiga tuh, yakin ini gak apa-apa Ra?” Tanya Tyas cemas, haaah.. sahabatku yang satu ini memang sangat peka dalam hal beginian.

Aku hanya tersenyum, “ Tenang, gak akan terjadi apa-apa, sebentar lagi  toh semua ini akan berakhir, tinggal sebulan lagi kan ujian masuk perguruan tinggi?”kataku meyakinkannya.

Aku yakin, dalam jangka waktu sebulan ini tidak akan terjadi apa-apa, karena aku tidak pernah tahu apa isi hati kak Hendra, lagipula sudah seminggu ini kak Hendra tidak bisa dihubungi, dan ia pun tidak mengajar. Kemana dia?

Satu setengah bulan kemudian, aku dinyatakan diterima oleh fakultas kedokteran  di ujung timur pulau jawa,itu artinya aku harus meninggalkan Jakarta, meninggalkan mama dan papa, meninggalkan rumahku, meninggalkan Kak Hendra. Kak Hendra, sebulan ini aku benar-benar tidak bisa menghubungi dia.  Aku pernah berjanji pada nya, jika aku bisa masuk ke fakultas kedokteran, aku akan memberikan dia sekotak wafer beraneka rasa, kesukaan dia. Dan dia menantang ku untuk bisa mengumpulkan semua rasa dari wafer kesukaannya itu.Sulit memang untuk menemukan nya,tapi aku berhasil. Akhirnya kukirimkan wafer tersebut ke rumahnya, namun pembantunya mengatakan ia tidak ada di rumah, jadi kutitipkan hadiah ku itu, dan sepucuk surat, yang mempertanyakan sikapnya yang tidak biasa itu, dan …. dengan nekat ku jelaskan perasaan ku selama ini padanya, bahwa dia lebih dari seorang guru bagiku, lebih dari seorang teman bagiku,  bahkan lebih dari seorang  kakak bagi ku. Kutunggu terus respon dari nya, tapi ia tidak pernah menelepon atau meng sms ku sama sekali, bahkan sampai hari keberangkatanku ke Surabaya.

 “Dasar cowok brengsek!” rutukku setiap kali kuingat dia.

Hari ini, tepat satu tahun aku ada di Surabaya, tiba-tiba mbak kost ku, membawakan paket yang ditujukan kepada ku. Kubuka paket itu dengan rasa penasaran, siapa yang ngirimin aku paket, yang jelas ini bukan dari rumah, kalau dari rumah pasti dikasih tahu sebelumnya.

Sebuah kotak sepatu. Kubuka kotak sepatu itu, isinya sepatu kets putih,mirip… mirip dengan kepunyaan kak Hendra, apa maksudnya ini?

Sebuah surat jatuh dari tutup kotak tersebut,

Dear Yara,
Selamat ya udah bisa masuk ke fakultas kedokteran, aku senang dengar kabar tersebut. Maaf kalo aku gak  ngucapin selamat ke kamu secara langsung, sikon tidak memungkinkan *halah, apa coba?*
Ra, inget kan dulu kamu penasaran dimana aku beli sepatu kets putih kesayanganku itu? Dan akhirnya kamu tidak berhasil menemukan nya? Kemaren aku nemuin satu yang miriip banget sama punyaku, dan tinggal satu ukuran, ukuran kamu! Lucky banget ya kamu?! Akhirnya aku beli, abis tiba-tiba aku inget kamu sih … dipake ya Ra, smoga kamu suka…
Oh ya…
Aku minta maaf, kalo akhir-akhir ini aku ngejauh dari kamu, aku gak mau bikin kamu keganggu konsentrasi nya gara-gara aku. Aku harus operasi katup jantung Ra, dari bayi emang jantungku bermasalah, dan aku gak mau kasih tahu kamu, karena aku tahu kamu pasti kuatir banget, kamu kan orangnya gampang panic, hehehehe… inget kan waktu itu gara-gara nyariin dompet mu ,yang ternyata ada di mobil itu, kamu bikin orang-orang satu bimbel ikutan panik semua, sampe-sampe kamu nubruk tong sampah café? Makanya aku gak sms dan nelepon kamu, karena aku tahu, aku pasti gak akan bisa bohong sama kamu…. Doain aja ya operasi nya berjalan lancar.
Ra…Kamu harusnya udah ngerti lah, kalau aku juga sayang sama kamu,hal kayak gini udah gak perlu dipertanyakan lagi, karena kamu yang bikin aku berani untuk ngejalanin operasi ini. Kalau aku sudah kuat nanti, aku  bakal ke sana, ngunjungin kamu… jadi kamu tunggu saja ya kedatangan cowok yang super keren ini… hahahahaha
                                                                                                                        Love u, Ra
                                                                                                                        Hendra

“Ya ampunnn!! Ka Hendra!!!” Pekik ku kegirangan, aku senyum-senyum sendiri menatap sepatu kets itu.
Lagu Coldplay tiba-tiba mengalun dari hp ku,  ID call nya tertulis Tyas, tunggu saja sampe Tyas denger ini! Dia pasti gak akan percaya!!  

  “ Halo Yas?!!” Sapaku dengan ceria

“ Ra….. Kak Hendra meninggal tadi pagi, operasinya gagal…"

Tubuhku beku seketika.


 

Wednesday, January 27, 2010

L.O.S.T

malam ini aku masih terjaga, namun pikiran ku melayang...

Ada yang hilang...

Sesuatu yang salah

Apa itu salah? benarkah ini salah?

Jiwaku kembali gelisah, tentang semua ini

benarkah semua ini?

lalu mengapa aku merasa jauh dan tersesat

dalam kebingungan,

dalam kesunyian hati...


Aku ragu untuk melangkah...
Aku takut untuk berbuat salah..
Aku tak mau bertanya

lalu dimanakah aku sekarang?
dalam perjalanan hidup, dimana letakku sekarang


Aku tersesat...


Can’t find the way cause the way is gone
So if I pray am I just sending words into outer space

Have you ever been so lost
Known the way and still so lost
Another night waiting for someone to take me home
Have you ever been so lost

Is there a light
Is there a light
At the end of the road
I’m pushing everyone away
‘Cause I can’t feel this anymore

*katy Perry, Lost*

Friday, January 22, 2010

a bizzare love

*judul diatas gak pake triangle yaa.. ntar jadi judul lagu.. hehehe*

Akhirnyaaa selesai juga proposal skripsi dan segala kebrutalannya!! *sorry abis nonton Rumah Dara, jadi masih kbawa2x*


hemm... mari kita masukin love mode : on, setelah meninggalkan skripsial mode : on... hohoho


gak kerasa udah 7 bulan aja kami jalan bareng, padahal kayaknya baru kemaren gw ngepost ttg 3 bulan an kami. Seperti yang sudah bisa ditebak semakin ke belakang semakin banyak hal yang bisa bikin gue bertingkah laku dan berpikiran aneh2x... Bukan hal yang mudah buat gue terutama untuk pacaran.. Jujur gue  nih! udah lama banget gue pacaran dan pacaran nya juga ala cinta pertama mehik mehik gitu...bukan pacaran yang serius dan dewasa *hikhik.. agak ga enak bahasanya* sperti ini..

Dan akhirnya sampe di satu titik dimana gue *skali lagi gue sodara sodara* berpikir negatif dan merasa menjadi beban buat dia dan gue minta P>>U>>T>>U>>S aja kalo emang gue tambah bikin harinya runyam...


Geez...


 mungkin emang gue terlalu keras ama diri gue sendiri...

gataulah... mungkin ini suatu proses... buat jadi dewasa... meski gue gak suka jadi orang dewasa...


Tapi ketika gue melihat kembali mata cokelat itu...

senyuman yang seakan berusaha mengerti celotehan  'anak kecil' didepannya *yang klo ngomong asal njeplak

keletihan yang terpancar dari binar matanya

lidah gue kelu dan mata gue gak bisa menatapnya lagi


Dalam hati , gue masih merasa bahwa gue punya hak untuk ngomong, untuk ngeluarin uneg2x gue, tapi otak gue seakan tahu hal itu sia-sia, toh pada akhirnya semua akan sama saja...

Pekerjaan dan pekerjaan dan pekerjaan..

Kami harus ngalah dengan pekerjaan...


Itulah kehidupan bukan? kalo lu gak kerja, mo makan darimana? mo nonton gimana cara?


gue gak tau apa yg akan terjadi di depan sana... tapi aku akan coba berjuang.


Love is not a fight lyric



Love is not a place
To come and go as we please
It's a house we enter in
Then commit to never leave

So lock the door behind you
Throw away the key
We'll work it out together
Let it bring us to our knees

Chorus:
Love is a shelter in a raging storm
Love is peace in the middle of a war
And if we try to leave, may God send angels to guard the door
No, love is not a fight but it's something worth fighting for

To some, love is a word
That they can fall into
But when they're falling out
Keeping that word is hard to do



Tuesday, January 12, 2010

i need you tonight

lagi oon mode nih...

eniwei.. postingan kali ini rasanya akan berujung dengan nyampah lagi...

hari ini, kepala gue pusing cenut2x.. alias migrain, dan migrain ini gak smbuh2x dari kemaren.

Karena gue udah ga tahan akhirnya gue memutuskan buat ke dokter langganan gue.. (hei mbak tyas.. we meet again.. setahun skali.. hahaa), ujan deres banget lagi, gue sempet bingung mo kesana naik apa,a khirnya gue urungkan niat gue. Gue ambil hp gue dan men dial nomer sang kekasih, diujung sana ternyata dia lagi keujanan juga,dengan tiba2x dia nanya, " Ada apa? mau dianterin kemana?" padahal gue gak ngomong apa2x, ga menunjukkan keinginan untuk pergi juga, tapi hebat skali dia bisa baca pikrian gue, hemm... intuisi nya tajam... hahaha, dengan teganya gue ngomong " Amertha.."
dia cuma bilang , "Ujan gini, ntar tambah sakit.." Gue skali lagi keras kepala dan kekeuh buat pergi ke RS Graha Amertha... dalam hati gue yakin dia gak bakal ke kost, karena ujan pada saat itu lumayan deres.

TIba-tiba...

Makhluk baik itu muncul di depan gerbang kost keujanan dengan muka yang rada panik dan kebingungan. Emang dasar gue tega kali ya, gue malah ketawa cekikikan ngeliat tampangnya...

Sebenernya gue mo nyembunyiin senyum sipu gue.. Gue trenyuh ketika dia datang dan muncul dengan keadaan panik di depan pintu kost , keujanan pula. Hari ini kerjaan dia numpuk banget katanya, dan dia masih bisa bela2xin datang buat gue, *walau gue tahu karena gue sakit* tapi gue seneng banget... I can count on you, babe...

karena yang gue butuhkan sebenernya bukan obat dari dokter, tapi senyum di wajah nya malam ini....

Listening to : BSB-I need you tonight

Tuesday, December 08, 2009

yeah whatever!!!

Hari ini terasa lelah sekali, semua kejadian jadi satu...
Mulai dari amarah mu semalam,
Kecemburuan yang kupikir tak beralasan...
Entah ya... mungkin karena aku yang tidak mengalaminya...

Dan saat ini....
yeah... hal yang tadi kita ributkan di telepon bukan hal yang penting...

Aku bisa berjalan sendiri, bahkan untuk hal se simpel nonton di bioskop... nonton film yang dari kemarin kamu yang ngajak, lalu kamu tinggalkan aku nonton duluan.. TERSERAH!!! aku bisa nonton sendiri, dari dulu juga aku bisa, kenapa sekarang aku gak bisa??

Gak tau kenapa, tapi jangan deket2x aku dulu skarang,aku bisa makan orang sekarang... dan aku butuh waktu untuk senang2x walau gak pantas buat ku senang2x sekarang diantara semua kesibukan ku...

aku hanya butuh waktu.. dan jika kamu tidak bisa ada disaat ini... it's okay...

I CAN DO IT BY MYSELF!!!!

Tuesday, November 10, 2009

i'm sorry


hari ini senang sekali...

ketika kata itu terucap dari mulut mu

meski harus kupaksa sedikit...

lain kali,

maukah kau sadari dahulu kesalahanmu sebelum kau berbalik menudingku?

Sebelum kau berusaha mencari orang untuk menutupi kesalahan

Sebelum kau menganggap hal itu sepele bagiku?

Kata orang, ada ada 3 kata yang dibutuhkan untuk membangun sebuah hubungan dengan orang lain:



APA KABAR, TERIMA KASIH, dan MAAF...


Mungkin kau malu untuk berucap maaf

Mungkin kau anggap itu hal kecil

Mungkin kau pikir kita tidak perlu berdebat soal itu

Tapi yang kuinginkan kau redakan egomu, dan katakan dengan tulus

"MAAF, AKU YANG SALAH..."

Karena itu artinya kamu tulus menyayangi ku dan menyadari bahwa kamu dan aku sama... sederajat...

Jika memang kita salah, jangan sungkan untuk meminta maaf dahulu...

Seorang yang lebih dahulu menyadari kesalahannya adalah seorang yang kuat...

yang menang bukan lah yang kuat, tapi yang kuat lah yang menang....


Hubungan kita penuh dengan pembelajaran, karena kita berproses bersama, bertumbuh bersama...

Aku minta maaf kalau aku mengusik sedikit ego kelaki-lakian mu... Tapi aku sangat menghargai setiap ucapan maaf yang terucap dari bibirmu...

Selamat siang kekasihku....

Gambar diambil dari:
http://farm1.static.flickr.com/227/514443215_08f6f18b88.jpg

Wednesday, November 04, 2009

pertama kali jatuh hati....


agak jijay emang postingan ini, tapi namanya juga blog sendiri, knapa juga harus jijay, ohohohohoho....

hemm... kalo dipikir2x kapan ya gue jatuh hati ama beliau? *tua amat??!!*

apa yang bikin gue sayang banget sama ni makhluk ajaib atu? *siap2x nudungin kepala pake panci sebelum dijitak*

Ternyata gue gak tau kapan gue jatuh hati ama dia,kalo mo dipaksa2x ada *lhoo??*
mungkin saat kami ngejar sunset dari kost-kenjeran-madura *berasa ngejar maling motor aja.. hahaha*

dan akhirnya dengan romantis jijay gitu kami ngelintas di jembatan suramadu beratapkan langit maghrib dan lampu2x jalanan yang berkerlap kerlip...

Aku jatuh hati sama kespontanan nya yang bisa bikin aku geleng2x kepala,
Mungkin saat itu aku semakin sadar bahwa ada sesuatu yang berbeda dengannya, ada sesuatu yang tidak bisa aku tebak....

eniwei aku kangen sama masa2x itu, masa2x dimana dia bisa bersikap spontan dan punya sejuta ide untuk membuatku tertawa heran dan menggila bersama ku...
Saat ini mungkin dia sedang sibuk-sibuknya, sedang banyak hal yang dipikirkan, sehingga semua ke spontan an itu lama2x hilang....

Meskipun semua berubah perlahan,aku tau, aku sedang berproses dengannya dalam hidup ini..

dan tiap pagi, kuingatkan diriku, bagaimana rasanya pertama kali jatuh hati padanya, sehingga perubahan itu tidak terlalu berasa....


Have you ever been in love
You could touch the moonlight
When your heart is shooting stars
You're holding heaven in your arms
Have you ever been in love?

Have you ever walked on air, ever
Felt like you were dreamin'
When you never thought it could
But it really feels that good
Have you ever been in love?

Have you ever been in love
You could touch the moonlight
When your heart is shooting stars
You're holding heaven in your arms
Have you ever been in love?

The time I spent waiting for something
That was heaven sent
When you find it don't let go
I know...

Have you ever said a prayer
And found that it was answered
All my hope has been restored
I ain't looking anymore

Have you ever been...
Some place that you ain't leavin'
Somewhere you gonna stay
When you finally found the meanin'
Have you ever felt this way?

The time I spent waiting for something
That was heaven sent
When you find it don't let go
I know...

Have you ever been in love?
You could touch the moonlight
You can even reach the stars

Doesn't matter near or far
Have you ever been in love?
Have you ever been in love?
So in love


Celine Dion - Have you ever been in love-

image diambil dari:http://images.onesite.com

Friday, October 16, 2009

3 bulan


sudah lebih dari 3 bulan kita sama2x...

gak pernah nyangka akan seperti ini, ketika gue pada akhirnya kembali berbagi kegilaan, tawa, kekesalan, dan tangisan dengan seseorang laki2x dodol bin sok cool seperti mu *piss.. hunn.. tempat pipis dimana??*

ketika kata2x gak bisa keluar dari mulut, kamu yang siap pantengin *tau gak pantengin apa? hahahahaha* blog ini, agar kamu ngerti apa yang aku rasakan

kesalkah

kesepian kah

bahagia kah

kalut kah


Aku paling seneng ngeliat ekspresimu yang serius itu, pengen aku ganggu ampe ada senyuman keluar dari mulutmu... kadang aku ngerasa wajah itu terpahat keras, dan aku mencoba untuk melunakkannya... ketawa ngakakmu waktu nonton ice age 3 n get married 2,dan tatapan mata mu yang bisa bikin aku gak bisa sembunyiin apa2x dari kamu...


hal2x dodol yang aku pengen lakukan seperti main ke suramadu, gramedia expo, ato sekedar maen kembang api, membuat ku menganggap kamu seumuranku...

Rasa sesak ketika ku mencoba mengalahkan ego ku ditengah2x kemarahanku padamu hanya untuk bilang : " Aku sayang kamu" kemudian mewek lagi...

Rasa sesak ketika aku ingin memelukmu namun tidak mungkin aku lakukan

Semuanya itu... membuat aku merasa hidup ku lebih berwarna, membuat ku belajar untuk berbagi kembali kehidupan bersama dengan seseorang, berbagi mimpi dan ambisi bersama...

Terimakasih cinta...

buat semuanya


PS: oh ya jaketmu masih di aku... gak usah diambil ya, keren tau kalo aku pake itu...

kayak Power Rangers.

gambar dimabil dari gettyimages.com

ampun bu.. saya minggat aja dari sini...

kejadian ini dimulai dari temen gue yang masup rumah sakit karena kebanyakan nenggek kopi... FYI: Kopi j.co , berkelas emang tapi tetep bikin loe godeg2x ampe tengah malam
Jadilah dia di rawat selama 2 hari di Rumah Sakit Siloam,

hari pertama nungguin dia di RS masih cukup tenang,gue pulang rada maleman, terus temen gue yg lain dateng untuk jenguk, dan begitu seterusnya,

Hari kedua malem, gue ama anak2x dateng lagi, kali ini dengan niat nista, yaitu menghabiskan roti2x holland yang menggoda di samping tempat tidur, karena sang empunya juga gak mungkin makan sebanyak itu, maka kami putuskan untuk membantu nya menghabiskannya.... cuma membantu.. tidak ada niat lain... *Hikhikhik*

Roti pun habis....

Liat buah jatah RS belum dimakan....


Buah pun habis....

Terus si sakit makan, nasi udah abis, lauk masih ada...

dengan semangat 45 kami mencomot2xnya
Telur puyuh abis...

tahu abis....

buseeehh.... akhirnya makanan dia tandas....

dan 3 orang kelaparan itu (gue dan dua temen gue lainnya) mencari ke sudut2x ruangan masih ada yg bisa kita sambar gak selain brokoli mentah (yeeppp.. ada brokoli mentah bertengger di meja samping kasur, oleh2x dari "seseorang.. " weirrdd..)

dan disanalah.. diujung kamar yang satu masiha da makanan pasien yang gak kesentuh milik oma roomate temen gue ini...

salah satu temen gue yang emang udah kelaperan, nunjuk2x ke baki makanan itu, sambil bisik2x...

entah knapa tiba2x terdengar suara dari samping...

" Mbak, masih laper ta??... ini lhooo... makanannya gak saya makan koq..."

Ancur..

Tuesday, October 13, 2009

cuaappeeeeekkkkk


Cewek itu emang susah untuk dimengerti, kami para pencemas yang kadangkala mencemaskan banyak hal yang sesungguhnya gak perlu dicemaskan… terlihat bodoh keliatannya di depan mu wahai para lelaki..

Kami berusaha sedapat mungkin membahagiakan kalian, walau kadang cara kami terkesan konyol dan irasional.

Kami berusaha sedapat mungkin membuat kalian nyaman, walau sebenarnya kami tidak suka.

Itulah mengapa kami sering terdiam dan berkata “ gapapa” padahal muka kami memberengut.

Karena kami berusaha membuat kalian nyaman, dan jujur sajalah, pasti pilihan kalian lah yang paling nyaman buat kalian sendiri.

Dan disinilah gue, tergagap… gak bisa ngomong kecuali lewat tulisan di blog ini…
*gue tahu dia pasti bakal “ ngamuk2x” kalo dia tahu gue nulis ini sambil nahan nangis.*

Seperti posting gue dibawah, gue belakangan ini sering ngambek dan jadi lebih sensitive, ampe gue gak enak hati sendiri, mungkin dia juga lama2x bosen kali ya gue ngambekan gitu, makanya kadang2x kata2xnya agak ketus menurut gue.. *yeaah talk abot the words, nay… loe juga suka ketus ngomongnya ama dia.. Cuma emang dasar gue lagi sensi aja*

Gue pikir kenapa sih gue ampe begini, apa karena gue terlena sama kebiasaan baru gue kemaren, yang sering banget ketemu ama dia, tiba2x jderr… intensitas ketemu rada drop.. Mungkin gue shock aja, kembali ke dunia nyata.. *slama ini loe dimana neek? Dunia lain?*

Gue cewek mandiri, dulu tanpa dia gue bisa kemana2x sendiri, mo naek angkot di tengah2 teriknya matahari kota gue ini, hajaarrr aja…. Lalu kemana gue yang dulu? Kenapa gue sekarang dikit2x telepon, dikit2x minta dianter, dikit2x minta makan bareng..

Pembelaan gue nih, bukan karena gue menjadi nay yang manja, tapi karena gue cuma pengen ketemu ama dia,
“Emang dipikir dia gak mo ketemu ama elo nay?? Desperately maybe…”

Iya… tau, tapi mo gimana lagi kerjaan dan kerjaan
Klinik dan klinik, pasien dan skripsi…


NISTA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
I hate this,


Keadaan dimana gue ngerasa gak berdaya dan kebawa semua arus kesibukan, God… andaikan waktu bisa di pause sebentar, biarkan aku menikmati mentari senja yang turun di bibir pantai lagi, biarkan aku menikmati kicau burung, seperti dulu walau aku masih sibuk dengan klinik dan seabrek kegiatan yang lebih banyak daripada sekarang.


Tapi sekarang, aku rasanya tidak punya kesempatan untuk sekedar diam menikmati hujan *karena belon ujan juga sih, damn… kapan sih turun tuh ujan?? Kota ini gersaaang boii!*, untuk duduk dan rasakan angin yang bersemilir tenang, atau hanya untuk melihat sebuah senyuman dan pelukan hangat dari kekasih…..

Pelukan



separuh kehidupan lama gue pergi, menguap begitu saja tanpa gue ngerti kenapa...

kesenangan masa lalu


Teman2x masa lalu

dan bahkan kesenangan gue di masa lalu, seperti nge blog tiba2x ilang

Kuliah, skripsi, pasien... semua terasa begitu berat

dan bahkan akhir2x ini kerjaan gue ngamuk-ngamuk ma ay'ay... semua yang dikerjakan ama dia tuh kerasa gak ada artinya, walau dia udah datang capek2x.... kenapa??

mungkin alasannya cuma satu, gue pengen dipeluk...

Gue lelah, capek, dan rapuh..
*iya gue ngerti ay, kalo elo juga lebih capek dan segala macamnya.*

Gue pengen satu hari kita lepasin semua kelelahan dan kebutekan kita, saling me refresh semuanya....

tapi yang ada kita sering banget adu argumen, dan pasti gue duluan yang mulai...
Gue cuma sedang bingung, sedang butuh sandaran, sedang butuh seseorang yang menatap gue secara langsung dan ngomong kalo gue pasti bisa...

Gue memang egois, tapi gue cuma butuh satu pelukan...

Satu pelukan yang gue rasa bisa menghapus semua penat ini...
Satu pelukan...

yang membuat banyak hal akan berubah....

can you give me just one hug??

karena gue butuh satu tempat yang nyaman, dan salah satu tempat itu di pelukanmu...

Saturday, August 22, 2009

ngaca dulu baru ngomong!!

well hello there... Udah lama bgt yah gak ngisi blog ini... Hehehehe..

Emh.. Bingung juga mau nulis apa sebenernya,
Ada 2 hal yg pengen gw bagikan disini..

1. About someone from my past, dia tiba tiba dateng lagi dengan sejuta rayuan, dan akhirnya kena serangan jantung sendiri gara2x mengetahui sebuah fakta.... Yah bukan salah gue dunk kalo dia gak tau itu dari kemaren, abis dia gak mo tau tentang gue juga kok,so???lagian juga dengan status gw yang sekarang, emangnya kita gak bisa temenan biasa aja apa?? Pihak yg "berwenang" lho gak komen apa2x.. Lagian ya kalo bertindak itu mbok ya dipikir dulu, jangan kalo udah ilang baru dicari2x lagi,klo stok ceweknya dah abis terus mehe-mehe ke gw, jyaaahh males amat yaaaakkk.... Ngaca dulu donk sbelum ngomong?!!

2. Belakangan ini ada aja hal2x aneh yang terjadi di sekitar gue, dan membuat mulut gw gatal untuk berkomentar...

Sering terdengar hati gw berteriak

Woy!! Ngaca dulu baru ngomong!!


yeph... Berapa kali kita ngomentarin orang yang kayaknya "salah" di mata kita?? Entah karena dia kena aids, drugs user, kawin cerai, hamil di luar nikah,gugurin kandungan, ato hal simple macam gak punya manner sama yang lebih tua...

Apa kita gak pernah melakukan suatu kesalahan??

Apa kita gak pernah "gak sopan" sama yang lebi tua?sama bibik yang bantu2x di rumah??


Apa kita gak pernah bohong sama siapapun? Bahkan sama diri kita sendiri??

Apa kita gak pernah gak setia?? Ama temen kita sekalipun?? Ato sama tugas2x kita??

Apa kita gak pernah kecanduan sama sesuatu?? Rokok?? Pornografi? sinetron? Game online? komik?facebook?blackberry
sekalipun?? Yang bikin waktu kita kesita banyak untuk itu, yang bikin kita gak bisa hidup kalo itu gak ada..


Lalu apa sebenarnya beda kita dengan mereka?? Sama2x berbohong, sama2x gak setia, sama2x gak sopan, sama2x kecanduan...

apa hak kita untuk mengomentari mereka?? Karena gue percaya, dosa di mata Dia itu sama aja.. Dan kita masih hidup di dunia, masih sering tergoda.. Namun kita diberi kekuatan oleh Nya untuk berjalan, jika kita jatuh dalam dosa, akui dan bertobat karena Ia setia dan adil..

Kalo kita liat temen qta ato orang terdekat kita jatuh ke dalam dosa seperti diatas, jangan komentar!!jaga mulut *ini yang paling susah gw lakukan, gw akui* dan bantu mereka, baik dalam do'a atopun perbuatan..

Jangan biarkan hati nurani kita teriak mulu


"WOY NGACA DULU BARU NGOMONG!!!"


Ps: gw juga akan terus berusaha untuk maju dan jadi lebih baik, Tuhan Yesus berkati!!



A

Thursday, June 18, 2009

kangeeeennnn euyy

*baru pertama kali nya nulis blog di kampus*

setelah mengevaluasi tulisan-tulisan di blog ini, jujur harus gue akuin kalo kadangkala,*kadang? sering kaleee...* tulisan gue gak ada maknanya, semacam curhsat colongan dan hampir mirip diary malah... heww... gomene teman2x, kalian merusak otak dan membuang waktu kalian untuk membaca diary ini... *apalagi postingan gue yang sebelumnya*

huff... apa yang pengen gue bahas hari ini

semoga tulisan gue gak berakhir dengan 'menyampah' lagi

gue pengen ngomongin soal rasa kangen,rindu, apapun kalian menyebut dan menginterpretasikan rasa itu....

kenapa sih kita bisa ngerasa kangen?

hahaha menurut teman gue *yang katanya membaca suatu penelitian* rasa kangen itu muncul disaat hormon serotonin kita rendah... hemm... maybe.. gue juga belum baca penelitian itu sihg

tapi buat gue rasa rindu itu muncul,karena kita memiliki ikatan sadar atau tidak sadar dengan orang tersebut, barang tersebut, atau tempat tersebut.

jadai salahkah ketika kitaa kangen dengan mantan? kangen dengan seseorang yang harus kita lupakan? buat gue pribadi, gak salah lah.. rasa kangen itu kan hak masing-masing orang, sama seperti rasa benci, rasa sayang, rasa kesal....

yang perlu diperhatikan adalah tindakan nyata yang dilakukan setelsah kita merasa kangen, apakah kita hanya akan memendam saja, atau malah meng ekspresikannya... semua itu harus sesuai dengan situasi dan kondisi.

oh well... sekarang gue kangen berat ama dia,

dia yang gak keberatan jalan ama cewek tomboi bin ceroboh ini

dia yang gak keberatan mendengar ceriwisan gue

dia yang membebaskan aku berekspresi dan bertindak bodoh plus konyol

dia yang suka dengan caraku berbicara

dia yang bisa mendengar pikiranku..

dia yang menutup mulut hanya demi aku...


*makasih buat semua nya... tunggu dengan sabar ya hingga hati ini bisa benar-benar berpaling pada mu.. soon, i promise...*

Wednesday, June 17, 2009

kost-suramadu-bangkalan-kapal feri- Mc D Basra

bukan rute angkot baru, tapi trayek ojek baru !!!

iye ada orang dudul nyulik gue ke madura sore-sore!! hahahaha....

tapi jembatan suramadu terlihat berkilau di malam hari.. perjalanan kurang lebih 20 menit itu membuat suatu kenangan tersendiri...


dan rasanya semakin memantapkan hatiku untuk bertambat pada nya


thanks beb... what a romantic trip.. romantic in a different way, karena kita emang pasangan abnormal.. hahahaha

Thursday, June 11, 2009

bendera putih


..... ku rasa aku kalah......
....... dan kamu menang......


..... selamat!! aku takluk pada mu kali ini....



karena aku mulai merindukan mu
karena aku mulai sulit bernafas tiap kali kamu menghilang dari kehidupan ku
karena mataku selalu mengikuti gerakanmu
karena jantungku mulai berdetak tak beraturan tiap kali kamu bilang " aku sayang kamu, cantik..."



aku luluh...

aku kalah....


ku kibarkan bendera putih pada mu


karena kini ku merindukan mu.. sangat....

Wednesday, June 10, 2009

Gak sesimple dulu


Gak tau harus mulai dari mana gue menulis entri blog gue kali ini...

sebenernya agak nekat juga, harusnya gue nyari pasien,tapi malah nge blog.. yah... smoga dengan ini, gue bisa berpikir lebih jernih...

huff...

memutuskan untuk menjalin hubungan dengan seseorang di umur gue yang udah 21 tahun ini, ternyata gak se simple dulu... dulu.. rasanya smua mudah-mudah aja... asal dia seiman, dan baik.. that's all... sekarang gue harus menimbang2x banyak hal, mulai dari tingkat pendidikan, status sosial, dsb.

gak cukup hanya dengan rasa saling menyayangi, lalu kami nekat untuk melanjutkan ke jenjang lebih serius...


Akhirnya gue sampai di persimpangan itu, bukan hanya sekedar perasaan tapi juga logika, bukan hanya sekedar cinta tapi juga strata...

mungkin kalian akan berpikir, kemana nari yang idealis dulu? yang bilang bahwa kita gak perlu cari pangeran berkuda putih, tapi malah mendukung rakyat biasa untuk menjadi pahlawan berkuda putih.. (knapa sih kudanya harus putih, kenapa gak hitam atau coklat, atau belang2x?? hemmm)???

yep nari yang itu masih ada, tapi ternyata emang dia rada hipokrit, giliran diperhadapkan dengan masalah yang sebenarnya, dia malah seperti ini...

Jujur akhir-akhir ini itu jadi pergumulan tersendiri buat gue, apa yang akan gue perbuat nanti, apa harus begini? apa jalan ini yang benar? kenapa hati gue gak nyaman, kenapa gue ngerasa gak layak untuk dicintai? dikagumi seperti ini? disayang seperti ini? kenapa gue ngerasa dia lebih pantas untuk dapatkan yang bener2x ajeg dengan dia, bukan dengan gue yang gak bisa menjanjikan apa-apa, yang gak bisa janji apakah akan bisa bersama sampai akhir nanti... yang hanya bisa menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, uang, bahkan perasaan tanpa kepastian yang jelas.


And I know you love me now, but I don't see why you should


Karena cinta gak sesimple yang kurasa dulu

*gambar diambil dari www.allisongregoryfineart.com*

Wednesday, May 13, 2009

tatapan mata mengalahkan kata-kata




Judul entri kali ini emang rada puitis (kalo gak mo dibilang jijay ;P)

Berawal dari satu kesadaran dan kesalahan yang gue buat ketika gue klinik, sebuah klinik yang membutuhkan hati yang lapang, otak yang encer dan se pak kenekatan...

My beloved Tutor (disingkat MBT) terlihat ingin keluar dari ruangan, kontan gue panik lah, tar yang dampingin gue siapa kalo dia kagak ada (meminjam kata seorang tutor, saya seperti binatang peliharaan yang bingung ketika majikannya gak ada), tanpa pikir panjang telepon lah gue ke beliau, ternyataaa.... dia ada di dalam ruangan (hebat!! bisa teleportasi!!), akhirnya masuklah gue kesana menghadap beliau. FYI, MBT ini sangat gue idolakan karena kepintarannya, berharap suatu waktu bisa sepintar dia...

Gue masuk, lapor ama dia, dan dia bertanya.. " Kamu ya yang tadi telepon saya?" geger lah satu ruangan... ditambah dengan celetukan-celetukan dari rekan-rekannya, alhasil gue keluar dari ruang dosen dengan muka memerah... dan backsound tawa mereka... gosshhh... segala hal yang gue apalin menguap tiba-tiba!!!

Dan akhirnya gue ditegur, pas gue gak menjelaskan sesuatu di hadapan MBT.... beliau tidak marah-marah dengan suara menggelegar, tidak dengan nada yang sinis, hanya suatu kejujuran yang ia sampaikan, tapi matanya.... matanya berbicara banyak dibandingkan kata-kata.... tatapan kecewa nya.... meruntuhkan semua ke PeDe an gue.


Pernah ngalamin kayak gitu??

tatapan mata lebih menjelaskan betapa ia kecewa dengan kita

tatapan mata lebih memancarkan kesedihan yang gak pernah terkatakan

tatapan mata lebih berbicara banyak dibanding karangan bunga dan satu tronton cokelat


karena mata adalah jendela jiwa.....



*gila rasa bersalah nya awet banget dibanding dengan dimarahin dengan cara dibentak-bentak!!!*

gambar diambil dari http://imagecache5.art.com

Wednesday, April 15, 2009

sahabat dalam kesunyian


heemm.... gak ada yang spesial untuk entri gue yang satu ini,

belakangan ini gak ada semangat banggeeettt buat kuliah, rasanya pengen libur, rasanya pengen main di pantai...

akhirnya kemaren sempet ke WBL, sempet menggila maen gokart, maen ATV dengan brutal (yeaah dikatain ama anak-anak maen nya kayak cowok.. hahahahha... iyalah.. ni salah satu guilty pleasure gue, adrenalin kepacu banget dah! gak peduli ntar keguling ato jatuh dari ATV nya!!), maen banana boat , dan macem-macem lagi.... ntar gue ceritain secara lengkap setelah UTS selesai.. hehehehe...


gue kangen ama laut...

gue kangen ama debur ombak nya,

gue kangen dengan kesunyian yang gak pernah gue dapat di kota besar macam Surabaya dan Jakarta,

gue kangen dengan hembusan angin yang gak nge judge gue macem-macem, gak peduli gue baik ato buruk,

gue kangen sama setiap penduduk di pinggir pantai yang ramah dan penuh senyum (at least di daerah tanjung lesung dan carita dulu masih kayak gitu)

gue kangen sama ombak yang kehempas di pantai, yang menyentuh sekujur badan gue, gak peduli gue cantik ato gak...

Gue kangen sama alam.... yang menerima gue apa ada nya, gak menghakimi gue hanya dari setiap tingkah laku gue, yang gak mempermasalahkan mengapa gue ada berada di zona "diantara",yang memeluk gue dengan segala keanggunannya, meskipun gue gak layak,

tapi untuk sementara gue rasa , cukuplah WBL kemaren, gue menemukan sesuatu yang istimewa...

seorang sahabat di dalam kesunyian...

(yes beib, it's you... thanks for sharring that moment with me...)


*gambar dari allposters.com*

Thursday, April 02, 2009

water, rain, and the sea



saat gue nulis entri ini, langit emang mendung banget, padahal disini jam 12.34 siang, tapi keadaan udah kayak maghrib aja....

Kelihatannya yang mendung bukan hanya langit di atas, tapi langit kalbu gue dan beberapa temen gue, kenapa?? Gak tahu ya, ternyata hari rabu kemaren banyak hal yang terjadi, dan cukup mampu untuk membuat anak-anak jejeritan, meski tanpa suara...

kemaren, klinik gue gagal, pasien gue kecelakaan on d way ke klinik, akhirnya gue sukses nganggur di klinik, kayak orang bego.... rasanya gue pengen nangis..

PERHATIAN!!!

Gue pengen nangis karena 2 hal:
1. Pasien gue ini temen gue, jadi gue khawatir ama dia
2. Ini udah keberapa kali nya ada bencana kayak gini dalam klinik gue... *what d heck is going on!!*

Tapi kemudian gue inget, hidup gue itu otoritas Tuhan, Dia yang memberi hidup, Dia tahu apa yang terjadi buat gue, dan gue yakin bukan hal yang buruk yang terjadi, tapi yang terbaik, meski gue belum bisa lihat baik nya itu dimananya.

Gue akhirnya pulang ke rumah dengan keadaan maag gue kambuh dan migrain gue pun ikut-ikutan muncul..

Kepala gue pusing,
Bawaan pengen ngamuk-ngamuk
Pengen cakar-cakar orang
Pengen nonjokin sesuatu

Tapi, gue ambil nafas panjang, gue ambil handuk gue dan peralatan mandi gue,

gue duduk di bawah shower yang ngucurin air hangat, gue diam sesaat.... air itu ngebasahin mulai dari ujung kepalaku sampai ujung kakiku...

Ritual ini emang paling mantap dan manjur buat gue, dulu waktu masih SMP, tiap kali gue sedih, tiap kali gue pengen marah, tiap kali gue stress, gue bakal hujan-hujanan, duduk di teras rumah, menjulurkan tangan dan kaki gue untuk sedikit mereguk ke sejukkan dari air hujan tersebut....

Sekarang gue gak bisa hujan-hujanan, kepala gue langsung pusing dan badan gue panas, kayaknya air hujan sekarang udah lebih terkontaminasi dibandingkan dulu.Untung ada shower, jadi ngerasa hujan-hujan an di kamar mandi lah...

Setengah jam lebih gue biarin shower itu nyala (maaf bagi anggota pencinta alam, gue membuang-buang air bersih... sorry...) Akhirnya gue tenang, gak nangis, tapi juga gak marah lagi, seakan tetes demi tetes air itu ngebawa perasaan dan emosi gue pergi,

Gue memang sangat suka dengan air, bentuknya, dinginnya, dan sifatnya yang mudah beradaptasi dengan tempat dimana dia ditempatkan.... (hayyooo ini pelajaran anak SD ya?)

Gue suka memandang air yang beriak, yang bergulung menjadi ombak, atau yang turun stau per satu di jendela kamar gue.... bukan sok melankolis ato romantis, tapi emang gue suka banget.... nget... nget... ama air, itulah mengapa gue lebih suka ke pantai daripada ke gunung.... memang di pantai gue gak akan nemuin petualangan yang mompa adrenalin, tapi cukup buat gue ketika gue duduk di bibir pantai dan menunggu ombak itu datang ngebasahin jari-jari gue...

Tiap kali gue ke bali, jam-jam menjelang sunset dan sesudah sunset adalah waktu favorit gue untuk "bertapa" (serem amat sih bahasanya?) di bibir pantai, gak mau diganggu oleh orang lain, dan tidak merasa terganggu dengan bule-bule yang asyik surfing ato ngajak anjingnya jalan-jalan, dan gue akan larut dalam dunia gue sendiri, gue dan air yang bergulung itu, gue dan ombak yang memecah dan menyapu jari kaki gue perlahan....

ARRRGGHH!!! nulis apa gue ini coba??? hahahahhahaha.....
gak jelas... tapi gue cuma pengen bilang, tiap kali loe ngerasa sedih, loe ngerasa stress.. temukan satu hal yang membuat loe bisa tenang, bisa berpikir jernih, ato paling gak ngeredam emosi loe sesaat...

dan buat gue hal itu adalah, tetesan air....

For whatever we lose (like a you or a me),
It's always our self we find in the sea.
~e.e. cummings


He that will learn to pray, let him go to sea. ~George Herbert


*foto diambil dari http://www.kevinkeithweddings.com*